Advertisement here

PERMATA DI BALIK KACA YANG RETAK

 Permata di Balik Kaca Yang Retak

 


JHONY PALAGUNA;_Ada sosok berjalan anggun di tengah keramaian

Langkahnya diatur bak ratu di istana

Matanya memandang tinggi ke angkasa

Seolah bumi ini tercipta hanya untuknya

 

Wajah dibalut riasan berwarna-warni

Menutup kulit asli yang dikarunia Tuhan

Ia percaya kecantikan ada pada cermin

Bukan pada hati yang bersih dan tenang

 

Setiap kata terucap dengan nada istimewa

Menganggap pendapatnya adalah kebenaran mutlak

Mengajari dunia meski dirinya buta

Terhadap kekurangan yang melekat di jiwa

 

Ia ibarat bunga plastik di dalam vas

Tampak cemerlang, warnanya tak pudar

Namun tak punya aroma ketulusan

Hanya ilusi yang memikat mata semata

 

Dipuji sedikit, kembanglah egonya

Merasa tiada tanding di seantero jagat

Lupa bahwa rembulan bersinar terang

Karena meminjam cahaya dari matahari

 

Ia sibuk menilai tata rias sahabat

Menunjuk cela pada pakaian orang lain

Padahal retak di cermin hatinya sendiri

Belum pernah ia coba untuk membetulkan

 

Seperti peri yang terbang di awan tinggi

Merasa debu tanah tak pantas disentuh

Sampai badai kehidupan datang menghantam

Runtuhlah benteng kesombongan yang dibangun

 

Perempuan agung tidak diukur dari rupa

Bukan pula dari suara lantang di mulut

Seperti mutiara yang tersembunyi dalam laut

Semakin dalam, semakin tinggi nilainya

 

Hanya kaca yang memantulkan cahaya luar

Lenyap kilau saat gelap datang menyapa

Namun jiwa yang rendah hati adalah cahaya sejati

Bersinar terang meski tak ada yang melihat

 

Biarlah ia menikmati pujian sesaat

Menjadi tokoh utama dalam kisah dirinya

Hingga ia sadar di penghujung perjalanan

Bahwa keagungan tak butuh teriakan untuk dibuktikan


Kuala Lumpur 06/05/2026

By; Jhony Palaguna 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url