MENCINTAIMU DENGAN SUARA PALING SUNYI
Mencintaimu kini adalah pekerjaan sunyi yang kulakukan di ruang
kedap suara.
Tak ada lagi puisi yang kupamerkan di beranda,
Tak ada lagi lagu rindu yang kunyanyikan di telingamu
Duniaku menjadi hening, setenang permukaan danau di tengah
malam.
Tapi jangan salah sangka...
Di kedalaman hening itu, namamu masih bergemuruh hebat.
Aku mencintaimu dengan cara yang paling purba: Lewat Doa
Doa yang kulantunkan lirih, nyaris tak terdengar oleh telingaku
sendiri,
Tapi aku yakin ia melesat kencang menembus tujuh lapis langit.
Biarlah aku menjadi bayangan pohon di pinggir jalan yang kau
lalui.
Tak perlu kau sapa, tak perlu kau toleh.
Cukup bagiku melihatmu teduh saat kepanasan
Cukup bagiku melihatmu selamat sampai tujuan.
Tugasku bukan lagi memilikimu
Tugasku hanyalah memastikan kau bahagia, meski tanpaku.
Kelak, jika kau tak sengaja mengingatku,
Ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah begitu keras kepala
mencintaimu,
Namun memilih mundur dengan santun,
Agar kau tak perlu terluka oleh restu yang tak kunjung turun.
Berbahagialah, Sayang
Luka ini biar aku yang urus.
07/02/2026, Kuala Lumpur
By; Jp_94