CATATAN DIBULAN JULY KEMARIN
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Terkena secangkir madu yang pernah dihidang.
Di sana ada manisnya, tak ku dapat pahitnya.
Namun, demikian tak luput ditutup
Dengan sepotong empedu sebagai pencuci mulut
Di sana tak ku temukan manisnya.
Namun bagaimanapun tetap harus ku telan
Meskipun pahitnya membuatku tak nyaman.
Noda-noda hitam menempel di sudut-sudut
hatiku yang usang.
Debu amarah, kemunafikan, angkuh, dan
prasangka buruk berterbangan memenuhi ruang
pengap dalam dada.
Pintu dan jendela tertutup rapat.
Tak membiarkan sedikit pun cahaya ikhlas
mengisi kekosongan.
Ruang itu telah lama ditinggalkan.
Rungkuh, lesuh.
Tanpa ada sentuhan kehidupan.
Sampai sebuah tangan memutar gagang pintu
dan membukanya.
Cahaya dari kehidupan seketika menerobos
masuk.
Memberaikan debu-debu kotor yang selama ini
setia mendiami.
Tangan itu membuka jendela, membuat udara
bersih ketulusan memasuki ruangan.
Debu-debu angkara lari tunggang-langgang,
berusaha menyelamatkan diri.
Tersudut oleh butir-butir cinta yang dibawa oleh
tangan mulia.
Noda hitam perlahan memudar, lalu berganti
putih yang indah berpendar.
Tangan mulia menggapai langit-langit ruang, lalu
menuliskan namaku di sana.
Di ruang kosong yang tak lagi usang.
July adalah waktu, saat tangan mulia itu
menggenggam hatiku—dan merengkuhnya.
Kuala Lumpur - Malaysia 02/08/2024
By;_Jp_94
