MENUTUP PAKSA CERITA YANG BELUM SEMPAT USAI
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
![]() |
| catatan.jhony.co.id |
Tidak cukup baik jika menjadikan seseorang layaknya rumah. Semua hanya tentang bagaimana singgah ku yang terlalu terburu-buru sampai pada akhirnya aku keliru dalam menempatkan segalah tentangku disana.
Perlahan aku mengerti, tentang perasaan yang dulu begitu aku banggakan didepan dunia. Tentang bagaimana kau menjadi begitu sempurna pada setiap ceritaku. Semuanya terlalu manis, sebelum pada akhirnya sepahit kopi yang kau seduh tepat di hadapanku.
Kau tahu, ada banyak hal yang turut menyita perhatianku, lalu tiba-tiba semua itu larut bersama rinai hujan dimataku.
Perihal bagaimana ego yang semakin hari, malah semakin menyita setiap harap yang aku jatuhkan atasmu. Dengan penuh harap aku menjinjing perubahan dimataku, tentang sudut pandang yang semakin kehilangan sosok baikmu di dalamnya.
Entah perubahan seperti apa yang kau maksud, namun sungguh aku tidak melihatnya sedikitpun selain keadaanku yang harus berpura-pura menerima dengan nalar yang bermandikan sukar bahwa kau telah berubah, meski pada kenyataanya kau akan tetap hidup dengan pola pikirmu yang tak pernah melibatkan opiniku di dalamnya.
Andai kau tahu betapa tak mudah bagiku menerima segalah kegaduhan ini dikepalaku, betapa berpura-pura menerima proses perubahan yang berjalan ditempat itu, tak semudah kata-katamu yang berdalih kau ingin berubah karena seseorang yang katanya kau cintai itu.
Menjelang hari dimana perbincangan diantara kita terkesan tak bermakna dimatamu, pun diam ku tak terasa membebanimu, bahkan kau tak sudi bergeming saat percakapan itu terhenti begitu saja.
Semua pun turut berlalu seusai mendung menggenang dipelupuk mataku—sungguh sejatinya kau tidak berubah, sebab yang masih mati-matian menyembunyikan luka dimatanya ia adalah; Aku🥲
Kuala Lumpur - Malaysia
11/04/2024
By;_JP_94
