Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
R I S A U
Banyak orang bersenda canda
Aku masih bisa tertawa me-lucu
Jauh khalayak murung pun tiba.
Cobalah kau cerna katakan kemudian
Gelombang ombak di Pantai Ampenan
Butiran dingin debur bertemperasan
Menyapa Lelaki mencangkung malam sendirian.
Hati gaduh bercakap bincang
Sebanyak pikir kemerut dahi
Masih sekitar kemelut berperang
Setumpuk rasa tak habis dibagi.
Memburu tiada habis berkesudahan
Riwayat kisah tentang masa silam
Selalu hadir menuntut tagihan
Lelah badan diburu siang malam.
Bukan kebendaan tunggakan piutang
Janji-janji telak meminta pembayaran
Sebuah kesetiaan cinta berkalang
Ikrar sehidup semati agar dilunaskan.
Tiada asap membubung tinggi
Bila kayu belum menyala ber-api-an
Demikian pula mustahil terjadi
Akhir indah sebab terjegal keadaan.
Seribu kata sebanyak ucap
Paham belum mengubah sikap dan aku selalu yang tak dianggap.
Shah Alam, 31 March 2024
By, Jp_94
