UNTUKMU SEMESTA ALAM
Bolehkah aku marah pada semesta,
yang telah melemparku ke titik terendah
dalam hidup secara tiba-tiba.
Begini,
Aku dipaksa untuk; melepaskan
dan kehilangan, lalu bagian yang paling sulit adalah menerima semuanya dengan kelapangan.
Sudut-sudut kota yang kini ramai,
aku harus pulang demi kesembuhan.
Perasaan yang sentimental atas kondisi
yang menyesakkan, malam yang terasa
panjang sarat kesakitan.
Jika dikatakan; ayo bangkit, ayo semangat,
Bahkan aku sendiri pun tak tahu
harus memulainya dari mana!!
By: JP_94
