Disaat Ku Mengharapkan Kasih Nya Yang Indah.
Tiada Memandanglah Mata Yang Telah Buta.
Dan Menjadi Bisulah Mulut Yang Tadi Nya Bermetafora.
Dan Menjadi Tulilah Telinga Yang Senantiasa Mendengar.
Dan Menangislah Mata Yang Melukiskan Keindahan Yang Gemar Memandang Sesuatu Yang Indah Menurut Di Hati Nya.
Kata Kata Ku Tak Ubah Nya Lukisan Di Musim Gugur Yang akan Berguguran Sampai Waktu Yang Memanggil Nya.
Jiwa Ku Membara, Tubuh Ku Meriang.
Akulah Lambang Kehampaan Yang Menjadi Hampa Karena CINTA.
Dan Ia Telah Merenggut Tali Jantung Ku Semudah Membalikkan Telapak Tangan Nya !!!
Apakah CINTA Nya Hanya Berasalkan Pada Nafsu Yang Tak Pernah Putus Yang akan Memuaskan Diri Nya? Atau
Sampai Kematian Menjemput Nya?
Maka Bakarlah Aku Dalam Kerinduan Yang Tiada Tara.
Dan Jadikan Dia BARA API Yang Tak Akan Padam !!!
Dan Nyalakanlah Dia Dalam Panas Dan Dingin Ku.
Janganlah Kau Biarkan Ia Padam, Karena Bagaimanapun Langit Menyingsingkan Petir Dan GemuruhNya Di Hadapan Ku!
Yang Kan Menyambar Ku Sewaktu Waktu Kau walaupun kau Tak menginginkanNya.
Dan Menjadi Hanguslah RagaKu KarenaNya!!!
Dan Mencintai Nya, Itulah Jalan Hidup Ku!!!
Dan TanpaNya, Sesungguhnya Aku Hanyalah Sang Bintang Yang Menangis Setiap Hari Karena Memandang Rembulan Yang Bersanding Dengan Matahari !!!
By : Jhony Palaguna
https://m.youtube.com/c/buildingchannel

ketika rindu yang mendalam di situ badai menghantam