Satu-satunya agama yang sering dan masih dijadikan tunggangan politik hingga saat ini ya Agama Islam..
Karena para penganutnya sulit untuk disadarkan bahwa sejatinya agama itu adalah kebaikan itu sendiri.. mereka secara mayoritas masih memiliki rasa exclusive, terus berputar-putar diseputar ibadah formalitas tanpa mau memahami esensi sebenarnya dari fungsi agama itu sendiri.
Exclusivitas itulah celah yang terus menerus dimanfaatkan oleh Amerika dan para politikus murahan dalam negri dalam menggiring opini dalam propagandanya selama ini.
ISIS adalah produk propaganda amerika yang memanfaatkan rasa exclusive dari sekte tertentu, akhirnya menjadikan porak porandanya negara-negara di timur tengah hingga saat ini.
Makanya jangan naif apabila banyak dari berbagai kalangan yang justru menjadi paranoid atas tindakan ISIS yang mengatas namakan Islam dalam kekerasannya..
Islam menjadi momok negative, menjadi momok radikalis, menjadi momok jihadis-jihadis yang menyembelih leher diatas kalimah takbir..semuanya memiliki visi dan misi yang sama..Khilafahisme..
ISIS adalah produk propaganda Amerika.
ISIS adalah produk gagal dari khilafahisme.. sadari itu..
Khilafah ya pasti Gagal, karena yang membentuk adalah Amerika, bukan Islam itu sendiri.." biasanya berdalih begitu "
Lalu kenapa Islam tidak memiliki konsep Khilafah yang jelas, kok malah mau-maunya mengikuti konsep khilafah yang dibentuk Amerika melalui ISISnya.. lalu diikuti dari pengikutnya yang ada di setiap negara termasuk Indonesia.
Karena mereka Bodoh alias mereka itu tidak tahu apa-apa tentang Islam itu sendiri.
Oh tidak, itu bukan Islam katanya...ISIS tidak mewakili Islam..
Tapi ketika pemerintah melakukan pencegahan atas tumbuh suburnya faham ISIS beberapa waktu lalu, lalu mereka meneriakan Pemerintah anti Islam..
Khilafah yang diusung ISIS dan Khilafah yang di Usung HTI semuanya tidak memiliki konsep yang jelas dan nyata dalam prakteknya, karena ketidak jelasan itu sendiri biasanya sesama mereka sendiri saling berperang hanya karena berbeda pendapat tentang bagaimanakah tata cara cebok yang benar..
Ada cebok yang langsung dari air kran itu dianggap benar, ada yang menganggap cebok harus pake gayung.. karena berbeda cara itulah mereka akhirnya perang-perangan sendiri, akhirnya cebokpun gak pake air lagi, tapi pake pasir.. soalnya toren airnya sudah hancur karena perang-perangan terus..
Mereka terus berhalusinasi atas mimpi-mimpi dari gambaran idealisme sebuah aturan pada kitab sucinya itu sendiri..
Mereka lupa dijaman itupun beberapa sahabat Nabi termasuk cucu dan cicitnya dibunuh hanya kerena berbeda pendapat dengan mereka..
Mereka itu gerombolan yang mengatasnamakan Islam yang jumlahnya gak banyak tapi berisik.. berisik karena didukung oleh mereka yang jumlahnya banyak tapi bodoh dan buta hatinya dari kesejatian agama.
Makanya jangan heran.. negara-negara yang berpredikat menjadi negara maju adalah dimana negara tersebut justru dihuni mayoritas bukan dari kalangan Islam..akui itu..
Terkadang kenyataan itu pahit, tanpa menyadarinya maka kita tidak akan menemukan titik perubahan..
Itulah kenapa Dajjal diibaratkan bermata satu, karena dari sanalah sudut pandang sempit itu bermunculan, dunia sudah tidak seindah seperti apa yang dihamparkan Tuhan di alam raya ini..karena sempitnya sudut pandang dalam menilai sesuatunya..
Tiba-tiba si (A) Muncul...
"Yahh..gimana mau menjadi negara maju.. makan kueh klepon aja haram, apalagi makan kueh klepon sambil selfi dekeut pohon cemara..double haram auto neraka "...Saut si (A)..
" Lu ngomong suka beneur (A)..." saut si (B)..
" Bilangin sama si (C) kalau ngomong jangan asal, emang dia mau kedepan cebok pake pasir..." saut Si (A)..
Intinya adalah jangan kita memandai mandai so'al agama apalagi tatanan negara yang mana negara ini sudah berlandasan dengan pancasila yang sudah di susun oleh para ulama' kita dahulu sejak merdekanya INDONESIA.
BY : JHONY_PALAGUNA
